Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Suhu Pemantau Dehidrasi Berbasis Fuzzy Logic dan IOT
1. Abstrak [Kembali]
Dehidrasi terkadang dianggap sebagai permasalahan yang tidak perlu ditangani secara serius. Kebanyakan orang tidak menganggap air sebagai nutrisi padahal air merupakan hal yang paling penting dari semua nutrisi. Kebanyakan anak-anak dan remaja menganggap dehidrasi sebagai haus biasa sehingga air mineral sering dianggap remeh. Kesibukan menjadi salah satu faktor terbesarnya. Padahal 60% lebih total massa badan adalah kandungan air, sehingga hal itu menjadi penting bagi kesehatan tubuh dalam menjalani hari-harinya. Kandungan air sangat penting bagi jaringan tubuh, kulit, sel-sel dan seluruh organ yang ada di dalam tubuh. Berdasarkan masalah ini, solusi yang akan dibuat pada penelitian yaitu sebuah alat pemantau dehidrasi berbasis mikrokontroler sebagai alternatifnya. Teknologi ini nantinya akan memberi alarm pemberitahuan bahwa ia sedang mengalami dehidrasi sehingga perlu minum air untuk mendapat cairan (hidrasi) yang tepat. Kemudian ketika seseorang berada di dalam ruangan dengan suhu ruangan dan suhu tubuh tertentu, maka alat tersebut akan memeriksanya. Selanjutnya alat akan memberi tahu melalui Smartphone jika orang tersebut sedang mengalami dehidrasi berdasarkan parameter suhu tersebut. Pengerjaan alat menggunakan fuzzy logic sebagai metode penelitian. Hasil pengujian mengatakan jika suhu diatas 37℃ sudah mengalami dehidrasi dari ringan sampai berat. Parameter suhu tubuh menjadi fokus pada alat pemantau dehidrasi, sedangkan suhu ruangan menjadi parameter pendukung alat.
Kata Kunci: dehidrasi, fuzzy logic, mikrokontroler, sensor MLX900614
2. Pendahuluan [Kembali]
- Dehidrasi terkadang dianggap sebagai permasalahan yang tidak perlu ditangani secara serius.
- Perlu sebuah sistem pengingat mengenai kondisi tubuh berupa alat pemantau dehidrasi berbasis mikrokontroler.
- Output dari alat ini meberikan alarm pemberitahuan dehidrasi dan memonitor suhu tubuh serta suhu ruangan yang akan ditampilkan pada layar Smartphone.
- Indikator sensor suhu digunakan untuk mengukur suhu tubuh dan ruangan yang menjadi parameter input pada proses sistem, dimana sistem tersebut menggunakan fuzzy logic
3. Metodologi Penelitian [Kembali]
- Tahap Perancangan Sistem
- Rules :
- Prosedur Percobaan :
1. Masukkan Parameter Input dan Output
2. Tentukan Membership Function
- Variabel Suhu Tubuh
3. Tentukan Rules sesuai kondisi yang telah ditentukan
4. Hasil dan Pembahasan [Kembali]
- Suhu Tubuh dan Ruangan Normal
- Suhu Tubuh Normal dan Ruangan Hangat
- Suhu Tubuh Panas dan Ruangan Panas
- Tampilan Hasil Surface
- Kesimpulan
Jika suhu tubuh sudah diatas 37℃, tubuh akan mengalami demam. Hal ini merupakan salah satu gejala penyebab dehidrasi sehingga sistem mampu memantau tubuh pengguna apakah dehidrasi atau tidak berdasarkan inputan suhu tubuh. Penerapan metode fuzzy logic dimana hasil output dari defuzzifikasi juga berada diatas 75 dimana sudah mengalami dehidrasi.
- Saran
Saran pada perancangan dan implementasi sistem monitoring suhu pemantau dehidrasi ini adalah diharapkan penelitian selanjutnya dapat dikembangkan dengan menambahkan parameter inputan yang lain, misalnya detak jantung, berat badan, dan lain sebagainya dengan tujuan meningkatkan performasi alat dalam memantau dehidrasi.
6. Daftar Pustaka [Kembali]
- Auliani, Anita, Aji Gautama Putrada, and Novian Anggis Suwastika, ‘Perancangan Dan Implementasi Sistem Monitoring Suhu Pemantau Dehidrasi Berbasis Fuzzy Logic Dan IOT’, 2019
7. Vidio [Kembali]
8. Link Download [Kembali]
- Link File [Download]
- Link Vidio [Download]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar